Sering Bertemu Jokowi dan Golkar Saat Ini Bersama Jokowi, Setnov Klaim Aman di Kasus E-KTP

‎LIPUTPOLITIK - Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengklaim dirinya aman dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) karena sering bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Generasi Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia‎ dalam diskusi bertajuk Refleksi 1 Tahun Partai Golkar Kepemimpinan Setya Novanto di Hotel Puri Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (21/5/2017).

"Bahkan di rapat pleno DPP kemarin disampaikan, saya ketemu empat mata, insya Allah tidak ada apa-apa," ujar Ahmad Doli Kurnia menirukan ucapan Setya Novanto.

Menurut dia, suka atau tidak suka, Partai Golkar saat ini milik Presiden Jokowi. "Saham terbesarnya adalah saham Pak Jokowi," paparnya.

Karena, lanjut dia, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) memang menyerahkan partainya kepada Presiden Jokowi. "Kan sekarang kan muncul spekulasi kemana-mana, Novanto bisa selamat kalau Pak Jokowi mau. Pak Novanto juga sering kemana-mana bilang bahwa saya aman karena sering bertemu dengan Pak Jokowi," ungkapnya.

Maka itu, dia mengimbau Presiden Jokowi menjaga Partai Golkar jika ingin mendapatkan dukungan penuh dari partainya. "Dijaga dari apa? Segera tentukan nasib Pak Novanto ini. Kalau memang secara konstruksi hukum sudah susah dinyatakan tidak terlibat," imbuhnya.

Dia mengaku sering berdiskusi dengan sejumlah ahli hukum. Dari obrolan itu, para ahli hukum meyakini bahwa Setya Novanto pasti terjerat kasus e-KTP itu.‎

"Dia hanya bisa bebas karena politik, dan politik yang paling kuat untuk bisa mengamankan ini adalah Istana," pungkasnya.(sindo)

Follow In Facebook