Pendukung Ahok Menangis Histeris Saat Dibubarkan Paksa Polisi

LIPUTPOLITIK - Pihak kepolisian membubarkan secara paksa massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang melakukan aksi di depan Mako Brimob, Kepala Dua, Depok.

Kabag Ops Brimob Kombes Waris Angono meminta masyarakat tidak melakukan aksi pada hari raya Waisak. Karena, hal itu sudah diatur dalam UU Nomor 9/2008.

"Berdasarkan UU aksi ini telah melanggar karena ini hari raya," tegas Waris lewat pengeras suara di lokasi, Kamis (11/5).

Namun, perkataan Waris tidak didengarkan oleh massa pendukung Ahok. Mereka masih tetap bertahan walaupun diusir paksa. "Di sini kami sampai Ahok bebas," teriak peserta aksi.


Saat pembubaran massa, terlihat seorang wanita pendukung Ahok menangis.

Ia menyayangkang sikap kepolisian yang membubarkan massa di depan halaman Mako Brimob.
"Saya tidak buat rusuh pak, kenapa saya diusir," ucap ibu itu sambil menangis.

Massa yang sebagian besar ibu-ibu ini pun hanya bisa pasrah dibubarkan diri oleh petugas kepolisian. Saat ini di depan Mako Brimob hanya ada awak media yang setia menanti tamu-tamu yang akan menjenguk Ahok.(mr)

Follow In Facebook