Anies-Sandi Unggul Di FB dan Instagram, LSI Denny JA : Mayoritas Pengguna Medsos Inginkan Jakarta Punya Gubernur Baru

LIPUTPOLITIK - Lingkaran Survei Indonesia Denny JA merilis hasil survei terkait dukungan suara pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta di media sosial. Hasilnya, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengungguli pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Facebook dan Instagram.

Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar mengatakan, setidaknya ada tiga alasan yang membuat Anies-Sandiaga mengungguli Ahok-Djarot. Pertama, mayoritas pengguna media sosial ingin Jakarta punya gubernur baru.
"Dari pengguna media sosial, sebesar 54,33 persen menyatakan bahwa mereka ingin punya gubernur baru. Hanya sebesar 39,47 persen yang menyatakan tetap ingin gubernur yang lama," kata Rully di kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa, 21 Maret 2017.

Menurut Rully, selain pengguna sosial yang ingin mempunyai gubernur baru, kasus Ahok yang diduga menistakan Al Maidah juga turut mengerek dukungan kepada Anies-Sandi.
"Dari mereka yang merupakan pemain media sosial, sebesar 56,0 persen menyatakan bahwa pernyataan Ahok tentang Al Maidah ayat 51 merupakan bentuk penistaan agama. Hanya sebesar 31,40 persen yang menyatakan bukan penistaan agama," ujarnya.

Faktor lainnya, yaitu mayoritas pengguna media sosial tak nyaman dengan status Ahok sebagai terdakwa kasus penistaan agama. Sebesar 58,25 persen pengguna media sosial tidak mau Jakarta dipimpin oleh gubernur terdakwa kasus penistaan agama.
"Hanya sebesar 28,45 persen dari para pengguna media sosial yang tidak mempersoalkan status tersangka Ahok jika terpilih kembali menjadi gubernur," ujarnya.

Meski Anies-Sandi unggul di Facebook dan Instagram namun berada di bawah pasangan Ahok-Djarot pada perolehan suara di Twitter. "Perolehan suara Anies-Sandi di Twitter hanya sebesar 39,33 persen. Sedangkan Ahok-Djarot unggul dengan perolehan 53,34 persen," ujarnya.

Survei ini dilakukan pada 27 Februari sampai 3 Maret 2017, dengan menggunakan metode multistage random sampling. Adapun responden yang dilibatkan dalam survei ini berjumlah 440 dengan teknik wawancara secara langsung atau tatap muka. Survei ini  memiliki margin of error 4,8 persen.(viva)

Follow In Facebook