Gara Gara Ahok , Negeri Ini Terancam Huru Hara Besar

 
LIPUTPOLITIK - Sejak Pilgub DKI Jakarta dimenangkan Jokowi-Ahok dan pilpres 2014 dimenangkan Jokowi-JK, Ahok sudah seperti manusia hebat. Kenapa?

Karena sikap dan prilaku Ahok yang sering muncul di media TV, online, Koran, majalah, FB dan YouTube. Sering menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.

Sikap over confident Ahok membuat lupa diri bahwa dirinya cuma gubernur "cadangan" akibat "kecelakaan" sejarah yang ditulis oleh Megawati dan Prabowo saat pilgub 2012 dulu. Meski akhirnya Prabowo "bertaubat" atas dosanya usung Ahok dulu. Tapi sangat disayangkan, Megawati bukannya bertaubat dan menyesali malah usung lagi pada pilkada 2017 nanti.

Maka sontak saja membuat energi Ahok semakin jumawa. Apalagi didukung Nasdem, Hanura, Golkar, PPP Djan Farid, oknum aparat, pemodal Dan pengembang serta OKNUM ULAMA ORMAS tertentu. Menjadikan Ahok semakin "LUPA DIRI" luar biasa. lebih-lebih hampir semua kasus korupsi Ahok "lolos". Seperti skandal RS Sumber Waras, DLL. Hal ini menjadikan Ahok semakin seperti manusia setengah dewa tak tersentuh hukum. Sehingga ucapan dan tindakan Ahok semakin lepas control. Marah, membentak, caci maki, dan ucapan Kotor sering dilontarkan Ahok do muka publik.

Akhirnya, "kesaktian" Ahok mendatangkan "kutukan" Allah SWT berupa perlawanan dari rakyat dan umat Islam yang selama ini "diam" dan mengalah. Klimaksnya Ahok lontarkan penghinàan dan penistaan serta penodaan terhadap AlQuran Surat Al Maidah 51.

Maka gelombang perlawanan terhadap Ahok Bukan saja dari warga Jakarta tapi perlawanan dari umat Islam Indonesia bahkan sebagian umat Islam dunia lainya.

Sejak MUI keluarkan fatwa bahwa Ahok bersalah pada 11/10/2016 lalu disusul demonstrasi besar-besaran oleh umat Islam di Jakarta pada 14/10/2016. Umat Islam Indonesia bahkan dunia Islam seperti Robitoh Ulama Internasional pun turut mengecam Ahok dan menuntut Ahok diadili sesuai hukum yang berlaku demi ketertiban umum, rasa keadilan masyarakat Dan kepastian hukum.

 Kita mengkhawatirkan pro kontra penodaan agama INI membahayakan ketertiban umum Dan keamanan NKRI. Karena gesekan dan sentimen SARA sudah sangat mengkhawatirkan.

Apakah negara akan tetap melindungi Ahok, dengan mengorbankan ketertiban umum dan keamanan NKRI?
Umat Islam dan rakyat sungguh-sungguh menunggu keadilan dari negara. Terutama polri.(fb)

Follow In Facebook