Era Jokowi-JK , Pemerintah Dikontrol Habis Habisan Oleh Taipan Dan Pemodal


Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang telah genap berusia dua tahun dianggap jauh dari nilai-nilai demokrasi konstitusi.   
Menurut pengamat politik Universitas Paramadina Herdi Sahrasad, kondisi yang ada saat ini mulai terlihat bercondong kepada oligarki yang kental. Bahkan menjurus arah yang lain yaitu patuh pada kepentingan pemodal.

"Kesenjangan kesejahteraan masyarakat kita terus tergerus. Tidak hanya ada di Jakarta, bahkan sudah meluas ke seluruh Indonesia," katanya kepada wartawan, Minggu (23/10).

Dia mengatakan, saat ini rule of law Indonesia sebagai negara hukum juga masih tertinggal. Selain kondisi sosial masih lemah, perekonomian juga masih dikendalikan pemodal asing. Herdi mengaku khawatir dengan kontrol pemerintahan, di mana tunduk dan patuh terhadap kepentingan pemodal daripada tunduk kepada konstitusi.

"Dulu saat Soeharto berkuasa kapitalis sudah banyak tetapi negara masih bisa mengontrol dan memaksa mereka untuk patuh pada konstitusi. Tapi sekarang terbalik, kapitalis yang mengontrol konstitusi negara, DPR dan pemerintah dikontrol habis-habisan oleh para taipan dan pemodal," jelasnya.

Untuk itu, Herdi berharap agar Presiden Jokowi tidak hanya gagah dalam mengatasi praktik pungli. Melainkan juga bisa menyentuh dan menyeret kejahatan-kejahatan yang besar yang berimplikasi pada hajat hidup rakyat.(rmol)

Follow In Facebook