Elektabilitas Terjun Bebas ,Manuver Pendukung Ahok Di Luar Akal Sehat Dan Serampangan


 
LIPUTPOLITIK - Pengamat Kebijakan Publik Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah menilai, pasca makin merosotnya elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sontak membuat panik para pendukung calon petahana tersebut.

Para pendukung Ahok pun gencar melakukan manuver serta strategi untuk menaikkan kembali pamor pria asal Belitung Timur itu.

"Sayangnya manuver pendukung Ahok seringkali diluar akal sehat serta tampak serampangan. Intinya mereka begitu menghalalkan segala cara supaya Ahok terus berkuasa, ini ada apa?," kata Amir, Jakarta, Senin (17/10/2016).

Menurut Amir, manuver pendukung Ahok yang gebabah antara lain dari diamankannya seorang mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah yang kepergok tengah menyebarkan kuisoner survei bertajuk preferensi politik masyarakat menuju pemilihan langsung gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta yang sedang dikerjakan lembaga survei Charta Politika.

Kuat dugaan survei tersebut merupakan pesanan dari pemodal pendukung calon petahana.
Karena setelah diteliti, ternyata pernyataan dalam kuisoner yang dibawa mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah tersebut beraroma penggiringan opini terhadap Ahok.

"Saya nggak heran dengan Charta Politika yang sejak lama mendukung Ahok, makanya mereka bikin survei seperti itu," ujar Amir.

Amir menuding Charta Politika merupakan lembaga survei yang tidak lagi independen. Hal itu terpantau saat Pemilihan Presiden 2014, dimana mereka cenderung memenangkan dan memihak pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
 "Nggak heran kalau sekarang dukung Ahok," pungkas Amir. (ts)

Follow In Facebook